Hafidz Qur’an, Kapan Yaa?

Beberapa waktu yang lalu, saya membicarakan hal ini dengan teman saya. Wah posisi yang dahsyat ni, hapal Al-Qur’an. Wew mantab juga nich. Teman saya berkata kalau di luar sana (lupa nama negaranya hiks… T-T) imam mesjid itu digaji. Maksudnya?

Sang teman pun berkata, “Hafidz Qur’an itu tidak boleh melakukan maksiat satu pun, sebab kalau mereka melakukan maksiat hapalan mereka akan hilang”. Wah, pasti terjaga banget ya? Sang teman pun melanjutkan, “Mereka (para imam mesjid) menjaga kesuciannya, menjaga bacaan dan hapalannya”. Pada saat ini saya kurang mengerti maksud dari pernyataan “Kalau mereka melakukan maksiat hapalan mereka akan hilang”. Koq bisa ya?

Nah, ketika melakukan ibadah Sholat Jum’at pun saya menemukan tambahan informasi dari khutbah Jum’at. Isinya kira-kira seperti ini “Allah menutup hati setiap orang yang melakukan satu maksiat, semakin banyak maksiat yang dilakukan, semakin banyak pintu-pintu hati yang ditutup oleh Allah”. Huwaaa, pintu hati kita bagaimana ya? Mudah-mudahan pintu hati kita dibukakan semuanya kembali oleh Allah. Amin

Akhirnya kita sampai pada satu pertanyaan “Kita kapan ya bisa jadi hafidz Qur’an?”

Advertisements

~ by ghostbugx on May 26, 2008.

One Response to “Hafidz Qur’an, Kapan Yaa?”

  1. Somehow i missed the point. Probably lost in translation 🙂 Anyway … nice blog to visit.

    cheers, Hotcake

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: